Aceh Besar, 24 November 2025 bertempat di Ruang Poorwo Soedarmo dilaksanakan kegiatan Workshop Apersepsi Clinical Instructure Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh Tahun 2025, yang diikuti oleh Ketua Jurusan Gizi, Ketua Program Studi D-III Gizi, Ketua Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Sekretaris Jurusan Gizi, dosen, tenaga kependidikan dan stakeholder yang berasal dari PKM dalam wilayah kerja Provinsi Aceh yang berlangsung secara hybrid (Daring dan Luring).
Ibu Rosi Novita, SP, M. Kes selaku ketua Panitia dalam kegiatan workshop ini, dalam paparanya mengatakan Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pemahaman, kompetensi, dan keselarasan persepsi antara institusi pendidikan dengan lahan praktik dalam pelaksanaan pembelajaran klinik bagi mahasiswa. Di tengah perkembangan ilmu gizi, dinamika kasus di fasilitas pelayanan kesehatan, dan tuntutan mutu lulusan, keberadaan instruktur klinik yang kompeten sangatlah penting untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung efektif, aman, dan terstandar.
Selanjutnya Ketua Jurusan Gizi Ibu Silvia Wagustina, SST, M. Kes dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan pemahaman terkait proses pembelajaran klinik, standar kompetensi, serta mekanisme evaluasi di lahan praktik. Peran Clinical Instructor sangat strategis dalam menjamin mutu praktik klinik mahasiswa, sehingga keseragaman pemahaman antara institusi pendidikan dan lahan praktik menjadi kunci utama dalam peningkatan kualitas lulusan. Lebih lanjut Beliau turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mitra lahan praktik yang selama ini mendukung penuh penyelenggaraan pendidikan di Jurusan Gizi. Semoga workshop ini dapat menghasilkan rekomendasi dan langkah strategis untuk penguatan pembelajaran klinik di masa mendatang.
Adapun narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah Bapak Manjilala, S. Gz, M. Gizi yang berasal dari DPD Persagi Sulawesi Selatan yang menyampaikan materi tentang “Teknik dan Etika dalam oleh Clinical Instructure (CI) serta Kompetensi di Bidang gizi masyarakat”. Dalam persentasinya mengemukakan Pelayanan Kesehatan Primer di Puskesmas meliputi Klaster Manajemen, Klaster Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Klaster Pelayanan Kesehatan Usia Dewasa dan Lanjut Usia, Klaster Penanggulangan Penyakit Menular dan Lintas Klaster. Lebih lanjut Beliau menambahkan saat ini Mahasiswa PKL saat ini mayoritas Gen-Z pada era digital, kritis, butuh alasan jelas. Sehingga dalam pelaksanaan pendampingan perlu adaptif (komunikasi dua arah, instruksi yang relevan, dan penggunaan teknologi secara aman). Hal ini dapat dicapai melalui strategi pendampingan antara lain: jelas sejak awal, feedback cepat, libatkan dalam tim, proyek berdampak, dan lingkungan yang suportif.








Users Today : 36
Total views : 47260
Your IP Address : 93.158.90.143